RUANG LINGKUP EVALUASI PEMBELAJARAN

 

EVALUASI PEMBELAJARAN

Oleh Cahya Dewi

Secara keseluruhan, ruang lingkup evaluasi pembelajaran dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 1.4 Raung Lingkup Evaluasi Pembelajaran

Dalam hasil belajar terdapat tiga bagian, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Ranah ke-1, kognitif merupakan ranah yang mencakup kegiatan mental (otak). Dalam ranah kognitif memiliki 6 jenjang kemampuan, yaitu (1) Pengetahuan, contohnya menghafal kosakata, menerjemah dan menuliskan dengan benar. (2) Pemahaman, contohnya ketika guru meminta anak untuk menguraikan materi mengenai proses fotosintesis ia akan menjelaskan secara lancar dan jelas. (3) Penerapan, contohnya peserta didik mampu menerapkan konsep kedisiplinan yang diajarkan Islam dalam kehidupan sehari-hari. (4) Analisis, contohnya peserta didik merinci atau mengurangi suatu bahan atau keadaan menurut bagian-bagiannya. (5) Sintesis, contohnya peserta didik dapat menulis karangan tentang pentingnya menjaga lingkungan berdasarkan fenomena yang ada. (6) Evaluasi, contohnya siswa dihadapkan pada beberapa pilihan maka ia akan mampu memilih satu pilihan yang terbaik sesuai dengan patokan atau kriteria yang ada.

Ranah ke-2 afektif merupakan internalisasi sikap yang menunjukkan ke arah batiniah atau tingkah laku. Pada ranah afektif terbagi menjadi 4 yaitu, (1) Penerimaan, contohnya peserta didik menyadari bahwa disiplin itu harus ditegakkan dan sikap malas harus disingkirkan jauh-jauh. (2) Menanggapi, contohnya tumbuhnya keinginan dalam peserta didik untuk mempelajari lebih jauh tentang kedisiplinan. (3) Menilai, contohnya peserta didik telah berkemampuan untuk menilai konsep atau fenomena yang baik ataupun buruk. (4) Organisasi, contohnya penilaian yang menggunakan tes atau non tes. Ranah ke-3 Psikomotorik merupakan kemampuan peserta didik yang berkaitan dengan gerakan tubuh atau bagian-bagiannya. Contohnya penilaian yang dilakukan pada saat proses berlangsung (saat praktik), menguji/mengetes dan lain-lain.

Dalam sistem pembelajaran terdapat tiga bagian yaitu, (1) Program Pembelajara merupakan strategi pembelajaran dan penilaian yang digunakan untuk menyampaikan dan menilai unit kompetensi. Contohnya RPP, di dalamnya terdapat tujuan belajar, isi/materi, metode, media, sumber belajar lingkungan dan penilaian proses atau hasil belajar. (2) Proses Pelaksanaan Pembelajaran merupakan proses yang di dalamnya terdapat kegiatan interaksi antar guru dan peserta didik dan komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan belajar. Contohnya, pembelajaran di kelas, yang di dalamnya meliputi kegiatan, guru dan peserta didik. (3) hasil pembelajaran merupakan perubahan siswa yang telah dilakukan saat proses belajar mengajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Contohnya, keberhasilan yang dicapai siswa baik itu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Dalam proses dan hasil belajar terdapat lima bagian yaitu, (1)  Sikap merupakan perilaku peserta didik yang dilakukan secara berulang-ulang dan relatif menetap dalam kegiatan belajarnya. Contohnya, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sekolah tugas-tugas sekolahnya. (2) Pengetahuan dan Pemahaman merupakan informasi atau pengalaman peserta didik, dan pengetahuan makna dari sesuatu. Contohnya, peserta didik mengetahui dan mengerti peraturan sekolah. (3) Kecerdasan Peserta Didik merupakan kemampuan siswa dalam memahami segala hal dengan baik. Contohnya, peserta didik sudah dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran. (4) Perkembangan Jasmani/Kesehatan merupakan perkembangan tubuh atau fisik seseorang serta keadaan atau kondisi tubuhnya sehat, sakit atau belum jelas. Contohnya, peserta didik sudah memiliki kecakapan dasar dalam olahraga dan membiasakan hidup sehat. (5) Keterampilan merupakan kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik, cepat, dan tepat. Contohnya, peserta didik sudah terampil membaca, menulis, dan berhitung.

Dalam penilaian berbasis kelas terdapat 5 bagian yaitu, (1) Kompetensi Dasar Mata Pelajaran merupakan bagian dari kompetensi tamatan. Contohnya, analisis tugas. (2) Kompetensi Rumpun Pembelajaran merupakan kumpulan dari mata pelajaran atau disiplin ilmu yang lebih spesifik. Contohnya penilaian IPA yang dilakukan dengan mengukur hasil belajar tamatan. (3) Kompetensi Lintas Kurikulum merupakan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik melalui seluruh rumpun pelajaran dalam kurikulum. Contohnya, peserta didik dapat menjalankan hak dan kewajibannya, bahasa yang digunakan, memilih, menemukan pemecahan masalah, berfikir kritis, berwawasan kebangsaan dan percaya diri. (4) Kompetensi Tamatan merupakan menamatkan peserta didik pada jenjang pendidikan tertentu. Contohnya, sesuai dengan aturan sekolah masing-masing, misalnya ujian nasional. Keterampilan Hidup merupakan penguasaan berbagai kompetensi atau kecakapan hidup. Contohnya, keterampilan pribadi dapat mandiri, keterampilan berpikir yaitu rasional dan memecahkan masalah, keterampilan akademik yaitu keterampilan merancang, keterampilan vokasional yaitu peserta didik dapat mengerjakan suatu tugas sesuai dengan prosedur.

 

Sumber:

Dr. Zaenal Arifin, M. (2019). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

https://brainly.co.id/tugas/38558413

http://repository.unj.ac.id/1841/6/9.%20BAB%20II.pdf

https://www.academia.edu/32359385/EVALUASI_PEMBELAJARAN_KOGNITIF_AFEKTIF_PSIKOMOTOR_DI_SD_Siti_Alatimah_Akbariyah_1507411

 

 

Komentar